Mengapa Pallet Plastik Lebih Hemat Biaya dalam Jangka Panjang?

Mengapa Pallet Plastik Lebih Hemat Biaya dalam Jangka Panjang?

Banyak manajer logistik yang ragu beralih ke pallet plastik karena harga pembelian awalnya yang lebih tinggi dibandingkan pallet kayu. Namun, pandangan ini sering kali mengabaikan konsep Total Cost of Ownership (TCO). Jika dihitung dalam kurun waktu operasional 3 hingga 5 tahun, pallet plastik justru terbukti jauh lebih ekonomis.

Keunggulan finansial utama pallet plastik terletak pada durabilitasnya. Pallet plastik injeksi berkualitas tinggi dirancang sebagai satu kesatuan utuh (monoblock) tanpa sambungan paku atau lem. Ketahanan ini membuat masa pakainya bisa mencapai 10 tahun atau lebih. Artinya, perusahaan cukup investasi satu kali untuk penggunaan jangka panjang, menghilangkan biaya pembelian rutin bulanan.

Selain itu, penghematan terjadi pada biaya logistik. Pallet plastik memiliki bobot yang jauh lebih ringan namun tetap kuat. Dalam pengiriman ekspor, terutama kargo udara, pengurangan berat ini berdampak signifikan pada penurunan biaya kargo. Berat yang konsisten juga memudahkan perencanaan muatan tanpa risiko kelebihan tonase.

Faktor biaya tersembunyi lainnya adalah risiko kerusakan produk dan cedera karyawan. Pallet kayu rusak sering memiliki paku menonjol yang bisa merobek kemasan produk atau melukai tangan. Kerugian akibat produk retur dan klaim kecelakaan kerja ini bisa dihilangkan sepenuhnya dengan pallet plastik yang permukaannya halus.

Terakhir, pallet plastik memiliki nilai residu. Pallet plastik bekas yang sudah rusak sekalipun masih memiliki nilai jual untuk didaur ulang. Dengan demikian, siklus ekonomi pallet plastik memberikan keuntungan dari awal pembelian hingga akhir masa pakainya.