Kecelakaan kerja di gudang sering kali terjadi akibat runtuhnya tumpukan barang (stacking collapse) atau pallet yang patah saat diangkat di ketinggian. Penyebab utamanya sering kali adalah penggunaan pallet yang tidak sesuai dengan spesifikasi beban. Memahami perbedaan antara beban statis (diam di lantai), beban dinamis (bergerak dengan forklift), dan beban racking (di atas rak) adalah kunci keselamatan operasional.
Pallet plastik modern dirancang dengan spesifikasi teknis yang presisi. Misalnya, pallet tipe Heavy Duty mampu menahan beban statis hingga 4.000 kg dan beban racking hingga 1.000 kg. Berbeda dengan pallet kayu yang kekuatannya bisa menurun seiring waktu karena pelapukan atau paku yang longgar, kekuatan pallet plastik bersifat konsisten selama masa pakainya. Konsistensi ini memberikan jaminan keamanan bagi operator forklift yang bekerja di bawah tekanan target tinggi.
Fitur keselamatan lain pada pallet plastik adalah anti-slip rubber (karet anti selip). Grommet karet ini biasanya tertanam di permukaan atas dan bawah pallet untuk mencegah barang tergelincir saat dipindahkan, serta menjaga pallet tetap stabil saat diangkat oleh garpu forklift besi yang licin. Fitur sederhana ini sangat krusial untuk mencegah jatuhnya muatan yang dapat menimpa pekerja atau merusak inventaris berharga.
Selain itu, pallet plastik tidak memiliki bagian tajam. Tidak ada paku berkarat atau serpihan kayu yang bisa menyebabkan luka gores (tetanus) pada tangan pekerja gudang. Dengan berinvestasi pada pallet plastik yang sesuai dengan kapasitas beban (Load Capacity) gudang Anda, Anda tidak hanya melindungi aset produk, tetapi juga melindungi aset terbesar perusahaan Anda: keselamatan para karyawan.